http://ariefdankdinkdonk.blogspot.com/
Ga bisa dipungkiri kalau rasa bosan bisa
muncul jika kita sudah menjalin hubungan selama bertahun-tahun. Tapi
kadar kebosanan yang dirasakan tiap orang-orang pasti berbeda-beda. Ada
yang super bosan sampai untuk bertemupun rasanya enggan, ada yang rasa
bosannya hanya sedikit sehingga masih bisa dihilangkan. Yang tersulit
jika kita terlibat dalam rasa kebosanan yang sangat dalam. Apapun yang
dia lakukan akan selalu tampak salah dimata kita.
Rasa jenuh memang paling sering jadi alasan ketika pasangan memutuskan untuk break sejenak.
Beda banget dengan awal kita pacaran dulu, saat awal pacaran baru
berpisah sebentar saja kita pasti kalang kabut ingin bertemu si dia.
Saat hubungan sudah lama terjalin, kebersamaan jadi hal yang biasa,
bahkan kita lebih menikmati kesendirian dibandingkan saat bersama dengan
dia.
Jika rasa bosan yang kita rasakan sudah mencapai puncak tidak ada salahnya jika kita memilih break sejenak untuk kepentingan kita bersama. Selain untuk menghidupkan rasa cinta dan kangen pada si dia, break juga merupakan waktu yang tepat untuk melakukan hal-hal seru tanpa kehadiran atau larangan dari si dia.
Namun jika di moment break ini
ternyata kita lebih nyaman dan menikmati kesendirian sekaligus
kebebasan kita tanpa kehadiran si dia, berarti kita sudah siap untuk
menjomblo lagi. Tapi sebelum memutuskan untuk melakukan break selamanya
alias putus, pertimbangkan dahulu hal-hal positif dan negatif tanpa
kehadiran si dia. Jangan sampai keputusan kita hanya karena hanya karena
senang bisa melakukan segala sesuatu tanpa kehadiran si dia.
sumber gambar : ariefdankdinkdonk.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
hallo Salam dari RAP Group