Apakah Anda pernah mendengar istilah itu sebelumnya?
“Sebaiknya kita putus sebentar.” Mendengar itu rasanya seperti Anda
ditiban oleh ratusan es balok. Apakah Anda tahu, bahwa putus sementara
itu adalah suatu hal yang bodoh untuk para pasangan dalam hubungan
romansa, dan itu tidak seharusnya terjadi.
Pada hubungan jangka panjang, Anda mungkin menganggap bahwa putus sementara mungkin bisa menjadi suatu hal yang baik. Putus sementara dianggap bisa memberikan Anda dan pasangan beberapa waktu untuk saling memperbaiki diri. Padahal ya tidak juga.
Berbicara tentang hubungan Anda dan relasi Anda atau kerabat Anda, di kantor misalnya, putus sementara bisa membuat hubungan Anda menjadi lebih baik. Pasangan Anda mempunyai waktu untuk mengevaluasi prioritas dalam hidupnya, dan Anda serta dia bisa sama-sama mencairkan suasana untuk sementara waktu sebelum hubungan Anda dan pasangan Anda kembali membaik.
Tapi menerapkan aturan “putus sementara” dalam hubungan romansa Anda bisa saja menandakan bahwa ada masalah yang sedang terjadi di dalam hubungan Anda. Banyak orang yang menggunakan istilah “putus sementara” padahal yang dimaksud adalah memutuskan hubungan dengan Anda. Yang mengajukan putus sementara itu sebenarnya sedang membuat Anda pelan-pelan jatuh dan mengalami rasa sakit. Ya, ini bukan satu berita yang baik untuk Anda.
Apa yang bisa Anda lakukan dengan ini?
dalam hal romansa, jangan pernah berpikir untuk “putus sementara” dengan pasangan Anda. Anda perlu mengerti apa saja yang Anda dan pasangan Anda alami. Cobalah dapatkan beberapa sudut pandang pasangan Anda dan apa fakta yang sedang terjadi.
Diskusilah. Jika Anda mendapatkan ada sesuatu yang tidak beres dan tidak sesuai dengan Anda, jangan sungkan untuk bertanya dan ajak dia untuk berdiskusi dengan Anda. Jangan ngambek dan berharap bahwa dia akan tahu atau menyelesaikan masalah Anda dengan “putus sementara” dengannya.
Berikan dia sedikit ruangan. Mungkin Anda dan dia sama-sama perlu waktu untuk diri Anda masing-masing, tapi bukan dengan “putus sementara” itu. Itu adalah salah satu hal yang tidak sehat dalam hubungan romansa.
Sekali Anda “putus”, akan sulit bagi Anda untuk bersama-sama lagi. Jika ada masalah antara Anda dan pasangan Anda, ada baiknya jika Anda bicarakan baik-baik sebelum gegabah mengambil keputusan. Karena penyesalan selalu datang belakangan.
Pada hubungan jangka panjang, Anda mungkin menganggap bahwa putus sementara mungkin bisa menjadi suatu hal yang baik. Putus sementara dianggap bisa memberikan Anda dan pasangan beberapa waktu untuk saling memperbaiki diri. Padahal ya tidak juga.
Berbicara tentang hubungan Anda dan relasi Anda atau kerabat Anda, di kantor misalnya, putus sementara bisa membuat hubungan Anda menjadi lebih baik. Pasangan Anda mempunyai waktu untuk mengevaluasi prioritas dalam hidupnya, dan Anda serta dia bisa sama-sama mencairkan suasana untuk sementara waktu sebelum hubungan Anda dan pasangan Anda kembali membaik.
Tapi menerapkan aturan “putus sementara” dalam hubungan romansa Anda bisa saja menandakan bahwa ada masalah yang sedang terjadi di dalam hubungan Anda. Banyak orang yang menggunakan istilah “putus sementara” padahal yang dimaksud adalah memutuskan hubungan dengan Anda. Yang mengajukan putus sementara itu sebenarnya sedang membuat Anda pelan-pelan jatuh dan mengalami rasa sakit. Ya, ini bukan satu berita yang baik untuk Anda.
Apa yang bisa Anda lakukan dengan ini?
dalam hal romansa, jangan pernah berpikir untuk “putus sementara” dengan pasangan Anda. Anda perlu mengerti apa saja yang Anda dan pasangan Anda alami. Cobalah dapatkan beberapa sudut pandang pasangan Anda dan apa fakta yang sedang terjadi.
Diskusilah. Jika Anda mendapatkan ada sesuatu yang tidak beres dan tidak sesuai dengan Anda, jangan sungkan untuk bertanya dan ajak dia untuk berdiskusi dengan Anda. Jangan ngambek dan berharap bahwa dia akan tahu atau menyelesaikan masalah Anda dengan “putus sementara” dengannya.
Berikan dia sedikit ruangan. Mungkin Anda dan dia sama-sama perlu waktu untuk diri Anda masing-masing, tapi bukan dengan “putus sementara” itu. Itu adalah salah satu hal yang tidak sehat dalam hubungan romansa.
Sekali Anda “putus”, akan sulit bagi Anda untuk bersama-sama lagi. Jika ada masalah antara Anda dan pasangan Anda, ada baiknya jika Anda bicarakan baik-baik sebelum gegabah mengambil keputusan. Karena penyesalan selalu datang belakangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
hallo Salam dari RAP Group