Rise Of Amazing People Group


09 April 2013

Kasih Kesempatan Kedua Nggak ya?


Pasang surut dalam suatu hubungan pastilah ada. Keributan-keributan, adu argumen, mulai dari hal kecil hingga besar yang bisa memicu kandasnya jalinan asmara Anda dengan pasangan.

Di saat hubungan ADers terpuruk, dan merasa tidak ada jalan lain selain berpisah, coba pikir kembali. Terkadang ada saatnya Anda perlu memberikan kesempatan kedua untuk menyelamatkan dan membina kembali hubungan asmara bersama pasangan.

Namun, tidak sembarangan memberikan kesempatan lho. Ada beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan ADers untuk berusaha memperbaiki hubungan yang hampir kandas itu, seperti yang dilansir dari Sehknows:

Si Dia meminta maaf
Kata maaf yang tulus merupakan hal terpenting ketika suatu kesalahan telah terjadi. Itu menandakan adanya penyesalan karena telah melakukan suatu hal yang membuat orang lain merasa sedih, kesal, kecewa, atau tidak nyaman.

Di tengah-tengah kekacauan hubungan Anda, kata maaf darinya sangat ditunggu-tunggu. Kata ‘Maaf’ adalah langkah awal untuk melihat adanya itikad baik atau penyesalah pada dirinya. Jadi, jika Anda belum mendengar permintaan maafnya, sebaiknya Anda tidak perlu memikirkan untuk kembali lagi padanya.

Si Dia bertanggung jawab
Meminta maaf memang suatu keharusan. Namun, apalah artinya meminta maaf jika si Dia tidak ada pertanggung jawaban atas tindakan yang telah dilakukannya? Kata maaf yang dilontarkannya tidak berarti apa-apa.

Meminta maaf saja tidaklah cukup. Mudah berkata ‘maaf’, semua orang bisa melakukannya, akan tetapi hanya beberapa yang bertanggung jawab dan mengakui atas tindakannya. Mengakui kesalahan merupakan sikap gentle yang perlu Anda lihat dari seorang Pria. Jadi, apakah dia sudah mengakui kesalahannya?

Si Dia mengerti mengapa Anda marah
Dia terlihat sangat menyesal dan menunjukkan bahwa Dia benar-benar kecewa atas sikapnya. Dia pun memahami kemarahan Anda, dan tidak menunjukkan sikap kekesalannya pada kemarahan Anda, egois, atau mencoba membela diri dengan berbagai macam cara.

Tapi…, jika Dia hanya berkata-kata manis dan mencoba untuk mencium Anda dan gerak-gerik yang mengarah ketindakan Seksual, percaya deh ADers, si Dia tidak benar-benar menyesali sikapnya. Mungkin saja ADers akan tersakiti lagi dengan sikapnya di lain waktu.

Anda masih mencintainya
Nah, ini adalah penentuan. Dan ADers harus berpikir baik-baik, memperhitungkan segala hal, merenung, lalu bertanyalah pada diri Anda, apakah Anda masih mencintainya?

Jika jawabannya adalah ‘Ya’, Anda bisa mencari cara untuk membangun kembali kepercayaan. Jika jawabannya ‘Tidak’, maka Anda mengetahui, inilah titik dimana Anda harus melepaskannya tanpa ragu, tanpa ada perasaan menyesal, dan tanpa perlu takut akan kesendirian. Karena terkadang, terutama bagi sebagian Wanita, kesendirian adalah hal yang paling mengerikan. Bukankah lebih baik menjadi single, daripada harus tersiksa di dalam hubungan yang buruk dan tidak sehat, iya kan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hallo Salam dari RAP Group