Tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dalam
hubungan. Tidak selamanya hubungan Anda berjalan baik-baik, adem ayem,
dan menyenangkan. Pasti akan ada permasalahan yang datang, baik itu
mengenai komunikasi, keuangan, kelurga, atau kurangnya perhatian. Semua
hal itu bisa menjadi pemicu terjadinya pertengkaran hebat dengan
pasangan.
Tidak sedikit dari ADers yang berpikir kalau hubungan itu sudah tidak bisa lagi diselamatkan, karena seringnya masalah tersebut datang. Padahal, bagaimana akhir dari permasalah itu, tergantung dari Anda dan pasangan menyikapinya. Jika menginginkan akhir yang bahagia, ya berusahalah mempertahankannya. ADers bisa melakukan langkah-langkah berikut ini, seperti yang dilansir dari Redbook:
Tidak perlu saling berteriak atau membentak
Setiap manusia terkadang memiliki pendapat yang berbeda. Anda dan pasangan tidak selalu berpendapat sama akan satu hal. Boleh saja beradu argumen, asalkan bukan dilakukan dengan nada suara yang tinggi, apalagi ditambah dengan kata-kata kasar. Hal itu malah akan membuat suasana menjadi semakin panas dan tegang. Karena pasti masing-masing dari Anda tidak terima diperlakukan demikian. Pertengkaran tak kunjung mereda, permasalah pun tak terselesaikan.
Apa salahnya jika berbicara baik-baik tanpa harus saling bicara kasar dan marah-marah. Kontrol emosi, tenangkan diri, dan lakukan komunikasi yang efektif.
Mencari akar permasalahan
Ketika pertengkaran terjadi, kerap kali emosi membludak menyeruak. Mungkin Anda berdua sama-sama kesal dan mempertahankan ego serta pendapatnya masing-masing. Daripada Anda saling adu argumen, saling menyalahkan, serta menyudutkan, sebaiknya Anda mencoba mencari inti permasalahan tersebut. Jangan lari atau melenceng permasalahan yang sebenarnya, atau bahkan menambah permasalahan.
Pertengkaran pasangan yang sering terjadi biasanya dikarenakan kurangnya perhatian dari pasangannya. Tentunya setiap manusia ingin diperhatikkan, apalagi dari orang yang dicintainya. Dan di saat perhatian itu semakin meredup, maka mereka akan mulai mencari perhatian dari orang lain. Nah, dari situlah pertengkaran dimulai.
Berdiskusi mencari solusi
Setelah mengetahui akar permasalahan dan bertukar pikiran satu sama lain, saatnya untuk mencari cara penyelesaiannya. Memberikan saran, boleh saja. Namun jangan memaksa. Solusi yang baik dari permasalahan adalah, hasil dari diskusi dan keputusan bersama.
Luangkanlah waktu bersama untuk menbicarakan penyelesaian, pastikan tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Jika permasalahannya mengenai urusan finansial, cobalah mencari cara menanggulanginya. Misalnya, lebih berhemat, tidak sembarang membeli barang-barang, pastikan keperluannya, dan lainnya.
Saling memaafkan
Permasalahan yang datang, perdebatan yang terjadi, dan kemudian Anda dan pasangan berhasil melalui atau menyelesaikannya bersama. Janganlah menyimpan dendam, saling memaafkan satu sama lain, dan ikhlas.
Buatlah suasana jadi menyenangkan, yaitu dengan mengganti topik yang diargumentasikan ke topik yang sama sekali tak berhubungan, lalu bercanda, memberi sentuhan lembut dan memberi dukungan satu sama lain. Alangkah kompak dan harmonisnya jika Anda berdua mampu melewati berbagai macam rintangan dan tersenyum.
Belajar untuk memperbaiki
Anda dan si Dia sudah mengetahui bagaimana cara menyelesaikan masalah. Jadi, cobalah buat perjanjian bersama, pastikan agar Anda berdua tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dengan bergitu pertengkaran pun terhindarkan, hubungan pun terasa tenang menyenangkan.
Tanyakan pada diri sendiri
Dikarenakan tidak ingin membuat kecewa orang di sekitarnya seperti keluarg atau teman-teman, tidak sedikit pasangan kekasih yang memaksakan diri untuk tetap bersama. Padahal rasa aman dan kenyamanan di antara mereka berdua sudah tidak ada lagi.
Cobalah luangkan waktu untuk diri Anda merenungi situasi ini, dan tanyakan pada hati, apa sebenarnya yang Anda inginkan. Pikir kembali apakah hubungan Anda masih bisa dipertahankan atau tidak. Kalau memang mau dipertahankan, berusahalah. Nemun perlu ada kerja keras dari kedua belah pihak. Jika hanya satu pihak yang berusaha, hal tersebut sulit untuk diwujudkan. Jadi, ikutilah kata hati Anda, bukan apa yang orang lain katakan.
Tidak sedikit dari ADers yang berpikir kalau hubungan itu sudah tidak bisa lagi diselamatkan, karena seringnya masalah tersebut datang. Padahal, bagaimana akhir dari permasalah itu, tergantung dari Anda dan pasangan menyikapinya. Jika menginginkan akhir yang bahagia, ya berusahalah mempertahankannya. ADers bisa melakukan langkah-langkah berikut ini, seperti yang dilansir dari Redbook:
Tidak perlu saling berteriak atau membentak
Setiap manusia terkadang memiliki pendapat yang berbeda. Anda dan pasangan tidak selalu berpendapat sama akan satu hal. Boleh saja beradu argumen, asalkan bukan dilakukan dengan nada suara yang tinggi, apalagi ditambah dengan kata-kata kasar. Hal itu malah akan membuat suasana menjadi semakin panas dan tegang. Karena pasti masing-masing dari Anda tidak terima diperlakukan demikian. Pertengkaran tak kunjung mereda, permasalah pun tak terselesaikan.
Apa salahnya jika berbicara baik-baik tanpa harus saling bicara kasar dan marah-marah. Kontrol emosi, tenangkan diri, dan lakukan komunikasi yang efektif.
Mencari akar permasalahan
Ketika pertengkaran terjadi, kerap kali emosi membludak menyeruak. Mungkin Anda berdua sama-sama kesal dan mempertahankan ego serta pendapatnya masing-masing. Daripada Anda saling adu argumen, saling menyalahkan, serta menyudutkan, sebaiknya Anda mencoba mencari inti permasalahan tersebut. Jangan lari atau melenceng permasalahan yang sebenarnya, atau bahkan menambah permasalahan.
Pertengkaran pasangan yang sering terjadi biasanya dikarenakan kurangnya perhatian dari pasangannya. Tentunya setiap manusia ingin diperhatikkan, apalagi dari orang yang dicintainya. Dan di saat perhatian itu semakin meredup, maka mereka akan mulai mencari perhatian dari orang lain. Nah, dari situlah pertengkaran dimulai.
Berdiskusi mencari solusi
Setelah mengetahui akar permasalahan dan bertukar pikiran satu sama lain, saatnya untuk mencari cara penyelesaiannya. Memberikan saran, boleh saja. Namun jangan memaksa. Solusi yang baik dari permasalahan adalah, hasil dari diskusi dan keputusan bersama.
Luangkanlah waktu bersama untuk menbicarakan penyelesaian, pastikan tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Jika permasalahannya mengenai urusan finansial, cobalah mencari cara menanggulanginya. Misalnya, lebih berhemat, tidak sembarang membeli barang-barang, pastikan keperluannya, dan lainnya.
Saling memaafkan
Permasalahan yang datang, perdebatan yang terjadi, dan kemudian Anda dan pasangan berhasil melalui atau menyelesaikannya bersama. Janganlah menyimpan dendam, saling memaafkan satu sama lain, dan ikhlas.
Buatlah suasana jadi menyenangkan, yaitu dengan mengganti topik yang diargumentasikan ke topik yang sama sekali tak berhubungan, lalu bercanda, memberi sentuhan lembut dan memberi dukungan satu sama lain. Alangkah kompak dan harmonisnya jika Anda berdua mampu melewati berbagai macam rintangan dan tersenyum.
Belajar untuk memperbaiki
Anda dan si Dia sudah mengetahui bagaimana cara menyelesaikan masalah. Jadi, cobalah buat perjanjian bersama, pastikan agar Anda berdua tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dengan bergitu pertengkaran pun terhindarkan, hubungan pun terasa tenang menyenangkan.
Tanyakan pada diri sendiri
Dikarenakan tidak ingin membuat kecewa orang di sekitarnya seperti keluarg atau teman-teman, tidak sedikit pasangan kekasih yang memaksakan diri untuk tetap bersama. Padahal rasa aman dan kenyamanan di antara mereka berdua sudah tidak ada lagi.
Cobalah luangkan waktu untuk diri Anda merenungi situasi ini, dan tanyakan pada hati, apa sebenarnya yang Anda inginkan. Pikir kembali apakah hubungan Anda masih bisa dipertahankan atau tidak. Kalau memang mau dipertahankan, berusahalah. Nemun perlu ada kerja keras dari kedua belah pihak. Jika hanya satu pihak yang berusaha, hal tersebut sulit untuk diwujudkan. Jadi, ikutilah kata hati Anda, bukan apa yang orang lain katakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
hallo Salam dari RAP Group