Rise Of Amazing People Group


09 April 2013

Triolosme? Ini Penjelasannya


Triolist adalah sebutan untuk orang-orang yang memiliki orientasi atau perilaku Seksual menyimpang. Penyimpangan Seksual ini sama halnya dengan homoseksual, lesbianisme, masokisisme, fetisisme, voyeurisme, sadisme, atau pedofilia. Orang-orang pengidap kelainan ini selalu berkeinginan, bahkan direalisasikan untuk membagi pasangannya dengan orang lain, sementara si triolist menonton. Para triolist justru malah mendorong dan mendukung pasangannya untuk berhubungan dengan orang lain. Ya, terdengar aneh di telinga Anda bukan? Bagi para triolist, nilai-nilai ikatan dan komitmen dalam sebuah hubungan tidaklah penting.

Menurut psikolog Indri Savitri, ada beberapa penyebab mengapa seseorang mengidap triolosme:

1. Memiliki masalah dengan kemampuan Seksual
Seseorang yang mengidap triolosme membutuhkan cara lain atau pengakuan dari orang lain untuk melampiaskan ketidakmampuannya. Caranya adalah dengan melihat pasangannya bermesraan atau bahkan Bercinta dengan orang lain, dengan begitu hasrat Seks si triolist terpuaskan.

2. Bosan dengan hubungan yang monoton
Mereka ingin mendapatkan suasana baru, dan berharap akan mendapatkan hal positif atau berdampak baik pada hubungannya.

3. Adanya dorongan mencoba-coba (eksperimen)
Biasanya sih terjadi pada pasangan yang sangat terbuka dan bebas dalam urusan Seksual.

Sikap triolosme ini biasa terjadi pada mereka yang berasal dari lingkungan pergaulan yang menganggap Seks bukanlah sesuatu yang tertutup dan tabu. Umumnya sih hal ini terjadi di negeri Barat, pada pasangan yang tidak menikah, tetapi memiliki komitmen untuk tinggal bersama.

Indri menjelaskan kalau di Indonesia sendiri belum ada data yang pasti mengenai presentase orang-orang yang mengidap kelainan ini, tetapi bukan berarti tidak ada, dan jika ada, hal itu dilakukan oleh kalangan tertentu.

Sulit bukan, menerima hal seperti itu dengan nalar sehat atau ditanggapi secara normal. Karena bagaimana pun, hal seperti itu tetap saja tabu dan dilarang dalam agama apa pun. Tidak mudah mengenali seseorang sebagai triolist atau bukan. dilihat dari sisi pergaulan maupun bidangnya bekerja, mereka terlihat seperti orang kebanyakan. Namun, yang membedakan adalah dari cara pandang mereka soal Seks. Jika Anda sudah mengenal lebih dekat yang bersangkutan, biasanya hal tersebut dapat terdeteksi.

Nah, maka dari itu, manfaatkanlah waktu pacaran atau sebelum menikah untuk menggali informasi sebanyak-banyak mengenani karakter dan kepribadian, cari tahu bagaimana dan sejauh apa pandangan atau orientasi Seksualnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hallo Salam dari RAP Group