Ketika cinta hadir di antara Anda dan Dia, ada beberapa
hal yang terkadang dikorbankan dari masing-masing pihak. Entah itu
pengorbanan kecil atau pun pengorbanan besar, Anda berdua yang
menentukan.
Cinta memang membuat seseorang mampu melakukan dan mengorbankan apa saja demi orang yang dicintainya. Tentu Anda kenal dengan kisah cinta Romeo dan Juliet bukan? Mereka adalah pasangan yang terkenal dengan pengorbanan cintanya yang abadi.
Pengorbanan memang diperlukan dalam cinta, karena jika tidak, hanya keegoisanlah yang akan nampak dan menghancurkan kebersamaan itu. Akan tetapi, pengorbanan dalam percintaan adalah bagian kecil dari cara seseorang menjaga kualitas hubungannya dengan orang yang dicintai.
Seperti yang dilansir dari Vemale, rajin berkorban bukanlah jalan yang tepat untuk mempertahankan hubungan cinta. Justru banyak hubungan yang harus kandas karena menyalah artikan sebuah pengorbanan.
Pengorbanan yang dilakukan secara terus-menerus atau dilakukan pada waktu yang tidak tepat, hanya akan menimbulkan stress. Bukannya menunjukkan bahasa cinta, malah akan menurunkan komitmen Anda berdua.
Setelah melakukan studi tentang pengorbanan cinta, para peneliti mengatakan, “Jangan lakukan pengorbanan apapun pada pasangan ketika Anda mengalami hari yang melelahkan.”
Mengapa? Karena pada waktu tersebut, seseorang dalam kondisi yang tak maksimal dan tak nampak sungguh-sungguh melakukannya. Dia terlihat seperti terpaksa melakukan pengorbanan itu, dan alangkah tidak romantisnya melakukan sesuatu yang dipaksakan.
Rasa lelah yang diakibatkan karena stres dan tekanan, bisa membuat ADers tidak fokus. Yang ADers butuhkan adalah istirahat, sehingga Anda pun menuntut pengertian dari pasangan.
Jadi, lebih baik ADers menenangkan diri terlebih dahulu, agar dapat berpikir jernih untuk menemukan solusi lain tanpa harus mengalah pada pasangan.
Sebab, terlalu banyak pengorbanan dalam bentuk mengalah, memberikan materi terlalu banyak, membiarkan diri disakiti, hanya akan membuat jalinan cinta menjadi timpang, tidak seimbang. Hal ini tentu tidak sehat dan bisa membawa hubungan ke jurang kehancuran.
Hubungan cinta itu seharusnya saling mengisi, saling memberi, saling menerima, dan saling bekerjasama untuk menciptakan hubungan yang sehat dan harmonis.
Bisa disimpulkan, pengorbanan bukanlah modal utama dalam mempertahankan cinta. Yang terpenting adalah bagaimana ADers dan Dia saling membangun agar bisa meningkatkan kualitas cinta dan komitmen yang sejati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
hallo Salam dari RAP Group