Tidak sedikit pasangan yang menjalani LDR akhirnya kandas di tengah jalan. Dilansir dari Kompas, menjalani hubungan LDR (Long distance relationship) memang tidak mudah, karena banyak hal yang ADers korbankan, tidak hanya perasaan, tapi juga uang dan waktu. Lalu bagaimana ADers tahu yang diperjuangkan itu pantas?
Menurut seorang pakar hubungan percintaan, Jules Filsell, ada empat tanda apakah hubungan LDR ADers patut diperjuangkan atau malah sebaliknya:
1. Usaha dari kedua belah pihak
Seperti anda ketahui, hubungan LDR membutuhkan usaha yang dua kali lipat lebih besar daripada hubungan yang normal, dan perlu ada usaha yang sama besarnya dari kedua belah pihak. Jadi, apakah Anda dan si Dia sama-sama berusaha keras untuk meneruskan hubungan? Jika iya, si Dia pantas anda pertahankan.
Namun, jika usaha itu hanya datang dari anda sendiri saja, sebaiknya jangan diteruskan. Misalnya, si Dia tidak mengangkat telepon ketika anda menelepon, atau si Dia berjanji untuk menghubungi anda tetapi tidak dilakukannya. Pertimbangkan lagi kalau usaha hanya datang dari anda.
2. Berkomitmen
Ini adalah hal yang sangat penting dari sebuah hubungan LDR. Coba tanyakanlah pada diri anda, apakah anda benar-benar telah berkomitmen untuk tetap bersamanya? Karena terkadang hal-hal kecil pun bisa membuat anda mudah untuk menyerah.
Jadi, ketika anda dan pasangan telah berkomitmen untuk serius, maka fokus untuk melangkah lebih jauh mudah dilakukan. Tetapi jika hubungan ini mengganggu konsentrasi anda, maka mungkin patut dipertimbangkan lagi. anda lebih tahu mana yang lebih penting untuk dijaga.
3. Tidak main-main
Apakah anda siap menjalin hubungan yang serisu atau hanya ingin main-main? Jika anda memang siap untuk serius, makan hubungan LDR dengan si Dia perlu dilanjutkan. Namun, kalau anda masih ingin bermain-main dan tidak tahu atau tidak yakin mau ke mana mengarahkan hubungan tersebut, lebih baik pertimbangkan lagi dengan baik.
Karena hubungan jarak jauh seperti ini akan menumbuhkan sesuatu yang lebih bernilai di kemudian hari. Ketika itu bertumbuh, maka kembali lagi pada diri anda, kalau hanya untuk main-main maka tidak ada gunanya jika anda mengorbankan banyak hal.
4. Tahu tujuan
Mereka yang menjalani LDR kerap tidak tahu akhir dari sebuah hubungan, mau dibawa ke mana. “Yang penting jalani saja dulu,” begitu kata mereka, dan mengalir begitu saja. Ini bisa dibilang anggapan yang salah. Sebaiknya anda tahu kemana hubungan LDR yang Anda berdua jalani ini akan berkahir. Tetapi memang tidak mungkin memulai percakapan untuk pernikahan ketika hubungan masih baru dijalani.
Akan tetapi, bisa saja di satu momen anda mendiskusikan seperti apa nantinya arah hubungan ini. Dari obrolan singkat dan ringan, akhir dari hubungan ini menjadi lebih pasti. Apapun hasil dari obrolan singkat ini, pasti bisa menjadi penentu buat anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
hallo Salam dari RAP Group